jalan-jalan,  sejarah

Château de Fontainebleau

Di suatu musim dingin saya pernah salah satu visit istana yang terkenal Prancis, yaitu  Château de Fontainebleau.

Perjalanan menuju sana tidak rumit, bisa ditempuh dengan menggunakan kereta RER- yang memang ditujukan bagi perjalanan luar kota. Begitu sampai stasiun kita berjalan kaki sebentar menuju kesana. Saya ingat, waktu itu musim gugur, jadi cuaca lumayan dingin dan kondisi alam tidak terlalu “cerah”.

Sejarah Château de Fontainebleau Yang Terkenal

Château de Fontainebleau adalah sebuah istana peristirahatan raja-raja Perancis dan peristirahatan kaisar. Didirikan sekitar tahun 1137, diantara yang lain tempat ini menjadi favorit karena menjadi tempat olah raga berburu kaum elit berkat posisinya yang dekat dengan hutan luas.

Diantara penguasa yang lain, tempat ini memiliki banyak momen sejarah bagi Kaisar I Prancis, Napoleon Bonaparte. Tempat ini selain bisa membuat dia melewati masa perceraian dengan Josephine, juga menjadi saksi bisu berakhirnya kekuasaan Napoleon I.

Taman dan kolam di Château de Fontainebleau saat saya kunjungi di musim dingin (gambar : dokumentasi pribadi)

Château de Fontainebleau di musim semi (gambar : pixabay.com)

Suatu hari Napoleon Bonaparte dan prajurit terpaksa mundur kemari karena dipukul telak sekutu. Ia kembali ke tempat ini. 

Beberapa waktu kemudian Napoleon dan para Jendral mendapat penawaran dari pihak Sekutu, untuk menerima keputusan dirinya diasingkan di Elba. Tujuan sekutu agar menunjukkan kepada Prancis bahwa target mereka adalah Prancis, bukan rakyatnya. Hal itu membuat jendral-jendral Napoleon mendesak agar atasannya setuju dengan keputusan itu.

Awalnya Napoleon ngamuk-ngamuk…..tapi karena tidak ada jalan keluar, akhirnya menyerah.

Disini Napoleon disuruh menandatangani penyerahan dirinya disaksikan para Jendral

(gambar : dokumentasi pribadi)

Untuk kali terakhir di tangga istana yang berbentuk tapal kuda, Napoleon mengucapkan pidato perpisahan pada prajurit-prajuritnya yang paling setia dari Old Guards, yang telah setia menemaninya selama 20 tahun (kebanyakan sudah jadi kakek-kakek).
Pidatonya yang luar biasa menyentuh mereka kurang lebih begini (maafkan translasi super kasar saya)……..

“Wahai Old Guards, para prajurit, aku ucapkan selamat tinggal. Anda sekalian telah menjadi sahabat sahabatku dalam perjalanan menuju kehormatan dan kemuliaan. Di jaman yang akan datang, seperti masa kejayaan kita yang lampau, kalian jangan pernah berhenti menjadi sebuah contoh keberanian dan kesetiaan.

Aku mengorbankan semua demi tanah air. Aku harus pergi. Tapi kalian, teman-temanku, lanjutkan melayani Perancis. Kebahagiaannya adalah satu2nya yang ada dalam pikiranku dan akan terus menjadi hasratku.

Jangan meratapi nasibku, satu-satunya alasan diriku bertahan hidup adalah agar dapat terus melanjutkan kejayaan kita. Aku ingin menulis hal-hal besar yang telah kita lakukan bersama.Selamat tinggal, anak-anakku! Andai aku bisa memasukkan diri kalian semua dalam hatiku. Setidaknya……. biarkan aku merangkul kalian ….!”

Semua prajurit di hadapan langsung jatuh termehek-mehek dan memeluk kaisar mereka, satu persatu, di bawah kaki tangga Château de Fontainebleau.

foun

Lukisan terkenal Antoine Alphonse Montfort, detik-detik perpisahan Napoleon dengan Old Guards (gambar : wikimedia.org)

“…avec des hommes tels que vous, notre cause n’était pas perdue.”

With men such as you our cause could not be lost…

Dan tangga  Château de Fontainebleau menjadi saksi bisu sebuah kejadian yang membuka lembaran baru di seluruh Eropa. Berakhirnya sebuah masa kekaisaran.

Selain tempat di atas, kita bisa mengunjungi isi dari istana raja-raja itu, yang sudah diatur sedemikian rupa menjadi obyek turis. Dan di akhir perjalanan, bisa membeli souvenir serta buku-buku yang membahas tentang sejarah Château de Fontainebleau.

Waktu Yang Tepat Mengunjungi Château de Fontainebleau

Saran saya kalau kamu memang ingin mengunjungi istana ini, datanglah saat musim semi atau panas. Saya sudah mencoba mengunjunginya di dua musim, walaupun di musim gugur dan dingin memiliki kesan tersendiri, tetap pemandangan terbaik adalah saat musim semi dan panas. Selain itu banyak hal-hal lain yang hanya dinikmati di saat matahari bersinar, seperti naik kereta kuda, seperti di jaman-jaman dulu.

Tertarik mengunjungi Château de Fontainebleau?

Gambar fitur : pixabay.com

Leave a Reply

error: Content is protected !!
%d bloggers like this:
Visit Us On TwitterVisit Us On Facebook